Jumat, 12 Agustus 2011

sekolah-sekolah kedinasan

1. Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri)
Institut Pemerintahan Dalam
Negeri (IPDN)
Kampus IPDN terletak di
beberapa tempat, yakni Jakarta,
Pekanbaru, Manado, Bukit
Tinggi, dan Makassar.
Pendaftaran dilakukan secara
offline di Bagian Kepegawaian
Daerah Kabupaten/Kota seluruh
Indonesia.
2. Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia (Kemenkum HAM)
RI
- Akademi Ilmu
Permasyarakatan (AKIP)
Kampus AKIP terletak di Depok.
Pendaftaran online dilakukan
melalui laman
www.depkumham.go.id atau www.ecpns-
kemenkumham.go.id.
- Akademi Imigrasi (AIM)
Seperti AKIP, kampus AIM juga
terletak di Depok. Situs resmi
AIM adalah
www.akademiimigrasi.ac.id.
3. Kementerian Energi dan
Sumber Daya Mineral (ESDM)
- Akademi Minyak dan Gas Bumi-
Sekolah Tinggi Energi Dan
Mineral (Akamigas-STEM)
Kampus ini berlokasi di kawasan
rig dan pengeboran minyak di
Cepu, Jawa Tengah. Informasi
lengkap bisa kamu simak di
situs www.akamigas-
stem.esdm.go.id.
4. Kementerian Kebudayaan dan
Pariwisata (Kemenbudpar)
- Sekolah Tinggi Pariwisata
(STP)
Kampus STP terletak di Bandung
dan Bali. Kamu bisa
mendapatkan informasi lengkap
melalui laman www.stp-
bandung.ac.id atau
www.stpbali.ac.id.
- Akademi Pariwisata (Akpar)
Kemenbudpar memiliki dua
akademi pariwisata, yakni Akpar
Medan dan Akpar Makassar.
Informasi kedua kampus bisa
kamu baca di situs http://
akparmedan.com dan
akparmakassar.ac.id.
5. Kementerian Keuangan
(Kemenkeu)
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
(STAN)
Informasi tentang kampus yang
terletak di daerah Bintaro,
Tangerang, Banten, ini dapat
kamu simak di laman http://
www.stan.ac.id.
6. Kementerian Kelautan dan
Perikanan
- Sekolah Tinggi Perikanan (STP)
Kampus STP tersebar di Jakarta
dan Bogor. Informasi tentang
kedua kampus ini bisa kamu
simak di laman
www.stp.kkp.go.id
- Bagian Administrasi Pelatihan
Perikanan Lapangan (BAPPL),
Serang
BAPPL merupakan bagian
Sekolah Tinggi Perikanan (STP).
Kampusnya terletak di Serang,
Jawa Barat. Website yang bisa
kamu simak adalah
www.stp.kkp.go.id.
- Akademi Perikanan (AP)
Akademi Perikanan berlokasi di
Bitung, Sulawesi Utara, Sidoarjo,
Jawa Timur, dan Sorong, Papua
Barat. Situs resmi AP Bitung
adalah www.ap-
bitung.kkp.go.id, situs AP
Sidoarjo:
www.aps.apsidoarjo.ac.id.
- Sekolah Usaha Perikanan
Menengah Negeri (SUPMN)
Kampus SUPMN tersebar di
beberapa wilayah di Indonesia,
yakni Ladong, Nangroe Aceh
Darussalam, Pariaman, Sumatra
Barat, Tegal, Jawa Tengah, Bone,
Sulawesi Selatan, Kota Agung,
Lampung, Pontianak,
Kalimantan Barat, Waeheru,
Ambon, dan Sorong, Papua
Barat.
Situs-situs yang bisa kamu
simak untuk informasi
mengenai SUPMN adalah http://
supmladong.com, http://supm-
tegal.blogspot.com,
www.supm-pariaman.com, dan
www.supm-bone.net.
7. Kementerian Komunikasi dan
Informasi (Kemenkomifo)
Sekolah Tinggi Multi Media
Training Center (MMTC)
MMTC membuka pendaftaran
pada 21 Februari-11 Agustus
2011 melalui laman
www.mmtc.ac.id. Kampus MMTC
terletak di Yogyakarta.
8. Kementerian Kesehatan
(Kemenkes)
Kemenkes memiliki sekolah
kedinasan berbentuk Akademi
Fisioterapi di Surakarta, Jawa
Tengah, Akademi Keperawatan,
dan Akademi Teknik Medik.
Simak laman
www.bppsdmk.depkes.go.id
untuk informasi lebih lengkap
9. Kementerian Perhubungan
(Kemenhub)
Sekolah-sekolah yang bernaung
di bawah Kemenhub adalah:
- Sekolah Tinggi Transportasi
Darat di Bekasi, Jawa Barat.
- Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran
Jakarta, DKI Jakarta
- Sekolah Tinggi Penerbangan
Indonesia Curug, Jawa Barat
- Akademi Teknik Keselamatan
Penerbangan Medan, Sumatra
Utara
- Akademi Teknik Keselamatan
Penerbangan Surabaya, Jawa
Timur
- Akademi Teknik Keselamatan
Penerbangan Makassar, Sulawesi
Selatan
- Akademi Perkeretaapian
Madiun, Jawa Timur
- Balai Pendidikan dan Pelatihan
Ilmu Pelayaran, Tangerang,
Banten, dan
- Politeknik Ilmu Pelayaran
Makassar, Sulawesi Selatan
10. Kementerian Perindustrian
RI
Perguruan tinggi yang dikelola
Kementerian Perindustrian RI
yaitu:
- Sekolah Tinggi Teknologi
Tekstil Bandung (ST3), Bandung,
Jawa Barat
- Sekolah Tinggi Manajemen
Industri Jakarta (STMI), Jakarta,
DKI Jakarta
- Akademi Teknologi Kulit
Yogyakarta (ATK), Yogyakarta,
DIY
- Akademi Pimpinan Perusahaan
Jakarta (APP), Jakarta
- Akademi Teknologi Industri
Padang (ATIP), Padang, Sumatra
Barat
- Akademi Teknik Industri
Makassar (ATIM), Makassar,
Sulawesi Selatan
- Pendidikan Teknologi Kimia
Industri Medan (PTKI), Medan,
Sumatra Utara
- Akademi Kimia Analisis Bogor
(AKA), Bogor, Jawa Barat
11. Kementerian Pertahanan
(Kemenhan) RI
Kemenhan memiliki beberapa
perguruan tinggi, yakni:
- Akademi Militer (TNI Angkatan
Darat), Magelang, Jawa Tengah
- Akademi Angkatan Laut (TNI
Angkatan Laut), Surabaya, Jawa
Timur
- Akademi Angkatan Udara (TNI
Angkatan Udara), Yogyakarta
- Sekolah Tinggi Teknologi
Angkatan Laut (TNI Angkatan
Laut), Surabaya, Jawa Timur
- Sekolah Tinggi Teknologi
Angkatan Darat (TNI Angkatan
Darat), Malang, Jawa Timur
12. Kementerian Sosial
(Kemensos)
Sekolah Tinggi Kesejahteraan
Sosial (STKS) di bawah naungan
Kemensos membuka
pendaftaran di wilayah
Bandung, Yogyakarta, Padang,
Banjarmasin, Makassar,
Jayapura, dan Palu. Simak
informasi selengkapnya di
website www.stks.ac.id.
Nah, selamat memilih
kampusmu, ya!

Sabtu, 30 Juli 2011

ALESANA vocalist/guitarist/pianist SHAWN MILKE tells the story behind each song on The Emptiness.



The Emptiness is an idea that my co-vocalist and co-creator Dennis Lee and I have had since the days of recording our first EP, Try This With Your Eyes Closed. We’ve spent our career thus far basing our songs and lyrics on the works of some of our favorite authors and literature of the past (i.e. stories in Greek mythology, fairy tales of the Brothers Grimm) and some chosen contemporary screenwriting (i.e. HeroesThe Princess Bride). However, even back when we first started writing together, he and I always talked about writing our own story that we could bring to life through one of our records. The Emptiness is that dream come true.

Writing a story has to begin somewhere, it has to have its roots planted in some sort of inspiration. For Dennis and myself, that inspiration rested within the stories and poems of Edgar Allen Poe. In hindsight, this was a match made in heaven. Poe was a master of weaving words that could be so horrific and yet eerily beautiful all at once, and his final resting place is in Baltimore--the birthplace of Alesana and where we relocated to write this story.

The Poe piece that stood out to us the most was actually the final composition ever published in his career--a poem by called ‘Annabel Lee.’ Some believe that his wife, Virginia Eliza Clemm Poe, inspired it but that has never been verified. The key point that we found interesting in ‘Annabel Lee’ was its theme. It explores the death of a beautiful woman and follows the thoughts of a narrator who retains his love for her even after her death. We decided that this theme would be the basis for The Emptiness. We were going to tell our own horrific love story. We showed our love, respect and thanks to Poe by naming our female lead character Annabel, and the ninth song in the story ‘In Her Tomb By The Sounding Sea,’ was the final line published in the famed career of Poe.”



The Emptiness: A Story Told Through The Eyes Of A Sketch Artist
Curse Of The Virgin Canvas (based on the prologue: I Handed You A Knife And My Heart, and Chapter One: Empty Eyes Accuse A Face So Evil)

“The dawn is approaching the small town of Slough in England during the year 1898. A local sketch artist, known to us simply as “the Artist,” lies in a bed next to the woman of his dreams, “Annabel.” As the first rays of sunlight pour through the window, he rolls over to wake his lover with a kiss. Her cold lips reveal a lifeless body once so beautiful. His one and only love has been murdered and nothing is what it seems. When it is revealed to him whose hands may be responsible, he begs for the whole thing to be a horrible nightmare.”


The Artist
(based on Chapter Two: Sweaty Hands Will Fail To Lock The Door)

“The Artist, overwhelmed with panic and paranoia, is convinced that he is being watched and that someone somewhere knows what he’s done. Just the sight of Annabel’s body begins to blur the lines of fantasy and reality. He controls the urge to run and leans down to kiss her one final time, closing her eyes with the gentle touch of his blood-soaked fingertips. His tortured goodbye plagues his mind and allows the madness to come pouring back with a vengeance. The Artist accepts his fate, hides the body and sets out into the night.”


A Lunatic’s Lament
(based on Chapter Three: It Was Your Poison Kiss That Turned Me Into This)

“In an abashed state of mind, the Artist begins to blame Annabel for what he has obviously done to her: his depression and paranoia have turned to rage. He moves as quickly as his feet will carry him toward the center of town. Not only is he running from the grisly murder scene, but he’s running from the ringing of Annabel’s voice in his head. It’s as if her spirit is chasing him, torturing what little sanity he has left. He cannot look her in the eyes, he knows it will weaken his anger and he simply cannot allow that to happen. Not now. The Artist begs and pleads with her to leave him be as he sprints toward the town, his intentions still unknown even in his own mind. There’s one crippling thought that the Artist cannot seem to escape even in madness: Annabel is the only girl he has ever loved.”


The Murderer
(based on Chapter Four: My Thirst For Blood Turns Me On)

“The Artist finally makes it into town and, at least for the time being, sheds the haunting voice of Annabel. He wanders past a tavern to the sounds of laughter and drunken piano playing and becomes uncontrollably enraged. If he is not allowed to be happy, then no one shall be. The Artist enters the tavern and bolts the door shut behind him, unbeknownst to the patrons inside. His thoughts are racing, his adrenaline is pumping, and he takes a drink to steady his nerves. He glances up from his glass only to find a blood-covered, screaming Annabel in the reflection of the mirror behind the bar. He finishes his drink, stands up, approaches the poor soul closest to him and utters five macabre words: ‘Are you ready to die?’”


Hymn For The Shameless
(based on Chapter Five: I Immerse Myself In Sick Reflection)

“Following the massacre and armed with a complete lack of guilt, the Artist finds a sick pleasure in the deception of his ways. He begins to feel invincible. Relishing his victory and overcome by his own satisfaction, he closes his eyes and takes a deep breath as he ponders his own insanity. The Artist fantasizes about Annabel’s voice and questions whether her love could save him from what he’s become. He snaps and curses all who thinks he will even consider stopping now.”


The Thespian
(based on Chapter Six: Her Somber Silhouette Dances For Me)

“As the sun sets, the Artist cannot seem to escape his own imagination. Completely lost in self-indulgence, he begins to see Annabel’s face everywhere. The visions of her usher his wandering, delusional thoughts back to the day when he first fell in love with her. He soon becomes obsessed with the fantasy that she could possibly still be alive. The Artist scrambles home in a hastened fury only to be stopped dead in his tracks at his front porch by a man who introduces himself as the Thespian--the man who killed Annabel.”


Heavy Hangs The Albatross
(based on Chapter Seven: My Feet Are Slipping)

“Finding it nearly impossible to come to grips with the emergence and confession of the Thespian, the Artist gives up on his fleeting fantasy that Annabel could still be alive. Without his vengeance, his anger, his insanity and without the chance of Annabel coming back from the dead, he attempts to decipher a way to join her in death. With thoughts of suicide on his mind, the Artist contemplates storming the town with a rage unmatched by anyone. He must draw out the Thespian to die heroically as he avenges the death of his lover. Wandering the town as the feeling of defeat weakens his every step, the Artist falls to his knees in an abandoned alley. Mere seconds before his plan comes to fruition, she appears.”


The Lover
(based on Chapter Eight: Dead Girls Don’t Just Appear Out Of Thin Air)

“As badly as the Artist wants to believe that the girl who seemingly appeared out of thin air is Annabel, he knows in his heart that she is not. Despite this crushing realization, he is taken by her beauty and her sudden emergence in the alley where he was slowly dying. The mystery woman takes him in and cares for him, nursing him back to health. After several days of silence, she whispers to him, “I’ll be your anchor, I’ll be your lover.” It is at this very second that he knows that she is indeed his Annabel after all. He leans in to kiss her soft lips, which sends him face first into the cobblestone of the alley in which he knelt. Awakened from his dream, the Artist is once again pained with the realization that his lover is gone.”


In Her Tomb By The Sounding Sea
(based on Chapter Nine: It’s Happening Again, It’s Happening Again)

“The Artist finds his feet and trudges back out into the sunlit town. He rounds the corner and once again sees Annabel in the reflection of a window. However, this time she does not look angry or sad. She doesn’t appear to him as the tortured and pained image he saw in the bar, but rather as the woman he had fallen so in love with during the past seven years. Suddenly, the Thespian appears in the reflection, standing behind Annabel with a knife to her throat. Fear engulfs her entire body as the Thespian slits her throat from ear to ear. The horrific image alerts the Artist of two things equally disturbing and harsh: the memory of Annabel is slowly disappearing from his mind and he must find and kill the man who has taken her from him.”


To Be Scared By An Owl
(based on Chapter 10: You Have No Clue What She Is Capable Of)

“The Artist spends the day planning his attack and the evening hunting for the Thespian. A flash of light from the blade of the Thespian stings his eyes and the two engage in a fight to the death. Armed with only his hands and the fleeting memories of his Annabel, the Artist vows revenge.”


Annabel
(based on the epilogue: And Now The Dream Is Over)

“The final piece reveals the climax to our story of revenge, love, lust, murder and insanity, but you must read the story to discover the conclusion. The emptiness will haunt you.”

Rabu, 25 Mei 2011

QUESTION TAG

>She is slow at understanding, isn't she ?
(Ia lambat mengerti, bukan ?)
>He is not very cruel, is he ?
(Ia tidak sangat kejam, bukan ?)

Cara membentuk 'question tag' :
1. Bila pernyataan/kalimat itu positif, maka ekor pertanyaanya negatif; dan sebaliknya.
2. Kata kerja bantu yg terdapat dalam kalimat itu harus diulangi. Bila kata bantu tdk ada, maka do,does dan did digunakan.
3. Jangan lupa menambahkan tanda koma sebelum pertanyaan ekor itu dan tanda tanya sesudahnya

>Shwam is good, isn't he ?
>The students are happy, aren't they?

Perkecualian
> I am not hungry and thirsty, am I ? (benar)
> I am hungry and thirsty, am not I ? (salah)

Bila mengajak, melarang, dan memohon tambahkanlah WILL YOU / Shall we ?
>don't move it, will you?
>Let's sit here, shall we?

Minggu, 22 Mei 2011

Sekilas tentang sepeda Fixie


Sepeda Fixie identik dengan gaya minimalis, murah dan tidak ribet. Sepeda Fixie tidak memiliki rem, pedal terus berputar selama roda mengelinding. Itulah sepeda yang sedang tren dikalangan muda sampai pekerja. Mengunakan sepeda tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi untuk gaya hidup. Membangun sepeda Fixie boleh dibilang gampang gampang susah, urusan komponen begitu banyak dan sebagian bisa dikombinasikan dengan komponen sepeda balap. Hanya sepeda Fixie lebih sederhana, ibarat kalangan muda dengan gaya tersendiri sehingga bisa membuat sepeda sesuka hati.

Apakah ciri dari sepeda Fixie.

Sepeda Fixie identik dengan sepeda tanpa rem, tanpa gear dinamis belakang. Semua dibuat fix, roda berputar maka pedal ikut berputar. Mengerem sepeda Fixie hanya mengandalkan kekuatan pedal dengan menahan laju atau mendorong pedal ke belakang serta dibantu dari roda depan.
Ban sepeda Fixie juga tipis, sehingga ringan ketika di genjot. dan yang lain menarik pada bagian stang. Dimana stang atau handlebar sepeda Fixie dibuat dengan tegak lurus. Minimalis disain menjadi ciri sepeda single speed ini.

Bagaimana memiliki, membangun atau membuat sepeda Fixie.
Ada 2 pilihan.

Beli jadi, menghemat waktu dan tenaga, harga tergantung hati dan budget. Pilihan ini baik untuk mereka yang belum memiliki rangka sepeda atau tidak mau repot. Harga relatif lebih mahal, dan komponen umumnya lebih bermutu.
Harga sepeda Fixie frame lokal untuk minimum dengan komponen seadanya dapat mencapai 1.5 juta, diatas sedikit dengan velg bagus sekitar 2 juta. Harga sepeda Fixie yang cukup lumayan sekitar 2.5 juta atau lebih. Sedangkan harga sepeda Fixie rakitan tipe generic dengan komponen cukup baik mencapai 2.5 juta - 3 juta (sudah turun 18 Januari 2011). Tipe sepeda fixie bermerek umumnya berada di atas 4 juta, tergantung komponen yang sedang in.

Merakit atau modifikasi dari sepeda bekas.

Yang ini
lebih repot, tetapi ketika jadi akan memenuhi hati pemiliknya. Beli dari rangka kosong sudah banyak dijual, atau bisa memilih rangka polos dan di cat sendiri.
Bisa juga mengunakan frame sepeda balap lama. Komponen dari roda dilepas dan diganti dengan komponen sepeda Fixie yang simpel. Untuk ukuran frame sepeda balap tua umumnya masih bisa dipakai, rata rata sepeda Fixie dirancang untuk ban 700C. Jadi bisa saja sepeda jenis road bike lama memasukan hub jenis 700c yang lebih kecil. Ingin meninggalkan sejarah pada sepeda, boleh juga mempertahankan bagian stang road bike. Sisanya boleh di modifikasi.

Harga sepeda Polygon Fixie Zenith FX 2011 misalnya dijual sekitar 3.9 juta saja, dan sudah siap dipakai
Harga frame fixie polos. Mau merakit sendiri, frame termurah dan polos tanpa cat ada yang menjual dengan harga 500 ribuan tipe besi, aluminium lebih mahal, dan terus naik untuk model yang sudah di cat.

Apa keunikan dari sepeda Fixie
Ini gaya sepeda anda, masalah warna mengikuti selera. Komponen sepeda Fixie tahun ini sudah sangat banyak dan murah. Mau menganti ban dengan warna merah juga boleh, atau kuning susu juga ada, atau membuat sepeda dengan warna putih semuanya juga bisa.
Urusan frame, bila membeli frame jenis rakitan lebih seru. Beli frame polos atau warna dasar putih, lalu di cat sesuka hati pemiliknya. Sekarang banyak builder sepeda menawarkan layanan men-cat sepeda Fixie. Mencat sepeda biasanya dikenakan biaya 200-250 ribu.
Velg atau Rim Fixie, memiliki beraneka model walaupun bentuknya sama bundar tetapi ada beberapa velg dibuat lebih tebal. Warnanya dari hitam dan putih sudah banyak dipasaran.
Urusan Stang sepeda Fixie juga unik. Dibuat lebih pendek sehingga bisa menyelinap diantara kemacetan kendaraan. Ingin mempertahankan stang atau handlebar sepeda lama juga boleh.
Yang paling asik dengan sepeda Fixie, sepeda ini bisa maju mundur sesuka hati. Digenjot bisa maju atau digenjot kebelakang maka sepeda akan mundur. Maklum sepeda ini umumnya mengunakan gigi belakang tipe fix gear atau gear tetap.
Yang pasti , karena mengikuti gaya minimalis. Sepeda Fixie memang ringan. Rata rata beratnya tidak lebih dari 11kg, bahkan ada yang jauh lebih ringan.

Struktur, komponen sepeda dan frame Fixie

Apa yang perlu dipertimbangkan dalam modifikasi Frame sepeda lama ke Fixie
Tidak semua frame sepeda bisa dijadikan Fixie. Bila ingin merubah sepeda lama menjadi sepeda Fixie ada baiknya memperhatikan penyangah roda belakang.yang ada.
Kedudukan sepeda Fixie umumnya seperti gambar dibawah ini. Kedudukan roda pada sepeda dibawah ini paling baik. Karena rantai dapat ditegangkan dengan tarikan gear hub belakang.




Gambar bawah ini adalah bagian gear hub belakang. Sepeda Fixie mengunakan tiang hub permanen dengan mur, dan berbeda dengan rancangan sepeda MTB atau Road Bike modern yang mudah dilepas pasang.



Bila sepeda lama anda ingin dirubah, sebaiknya memperhatikan kedudukan garpu roda belakang.
Pada gambar kiri bawah, slot roda terlalu pendek. Tetapi masih memungkinkan untuk dimodifikasi, sebaiknya konsultasi dengan penjual. Apakah kedudukan frame sepeda anda dapat dipakai untuk Fixie



Sedangkan gambar diatas kanan. Frame sepeda dengan kedudukan roda belakang seperti ini dikatakan paling banyak dipakai oleh produsen sepeda saat ini. Mengingat rantai sepeda fixie harus memiliki ketegangan tertentu pada bagian roda belakang untuk menarik rantai. Frame sepeda dengan kedudukan roda belakang seperti itu harus ditarik setelah memasang rantai sepeda. Produsen Fix Gear Cannondale , Cinelli , Raleigh, Bianchi dan lainnya, mengunakan rancangan kedudukan roda di garpu belakang dengan model tersebut.

Model frame sepeda Fixie seperti gambar dibawah ini. Ada yang dijual polos, material dari bahan besi atau aluminium yang ringan. Harga frame fixie tipe generic misalnya mencapai 300-400 ribu tipe besi buatan lokal, untuk bahan aluminium sampai diatas1 juta. Tergantung model dari pemasok untuk tipe generik, ada yang lokal, buatan China atau Taiwan. Atau yang bermerek akan lebih mahal lagi, dan memiliki merek atau sudah di cat dan dijual lengkap (full bike Fixie)





Apakah
harus mengikuti gaya Fixie yang sama.
Tidak juga. Ini sepeda gaya anak muda. Sepeda Fixie adalah sepeda bebas. Bila memodifikasi sepeda lama, anda boleh meninggalkan sedikit sejarah sepeda anda. Caranya dengan mempertahankan komponen rem, stang sepeda lama atau sadel anda. Kecuali bagian gear seperti hub, sproket belakang dan crank dari gigi depan (bila ingin diganti). Jadi sepeda Fixie adalah sepeda bebas. Kecuali gear yang dirubah menjadi Fix Gear atau sepeda dengan single gear

Hub sepeda Fixie bisa dipasang dual sprocket (Flip Flop) atau rem tromol
Spare part bagian roda hub sepeda fixie sudah banyak jenisnya. Salah satu model hub untuk gear atau gigi belakang sepeda ada yang ganda atau disebut Flip-flop hub.
Misalnya anda ingin mengunakan gaya fixie penuh, bisa dipasang sprocket / gigi belakang tetap. Ban berputar, maka pedal anda terus berputar. Bila ingin santai dan mengunakan sepeda sebagai dalam kota, roda belakang dibalik untuk mengunakan sprocket / gigi bergerak seperti biasa. Tentunya diperlukan rem sepeda bila mengunakan dual sprocket / gigi.




Model lain adalah rem tromol pada hub belakang. Mungkin tidak sepenuhnya menjadi sepeda Fixie, tetapi memudahkan seseorang merancang sepeda bergaya Fixie untuk sepeda dalam kota. Rem mengandalkan bagian roda belakang dengan rem tromol. Tetapi sepeda tidak bisa dibuat maju mundur seperti gaya Fixie. Komponen rem tromol ini tidak banyak yang memakai, dengan alasan bobot lebih berat.







Urusan Sparepart crank Fixie.
Namanya sepeda kalangan muda, tidak terikat dengan pabrikan atau merek. Semua suka suka, dan dikabarkan dari mulut ke mulut atau komunitas Fixie. Hunting komponen merupakan ritual dari komunitas sepeda Fixie. Salah satu sparepart yang suka dicari seperti Crank merek Sugino 48 gigi buatan hanya dijual 250 ribu (belum termasuk BB). Crank tersebut banyak dipakai oleh pencinta sepeda Fixie. Bukan saja bagus, tetapi ringan karena dibuat dengan bahan aluminium. Yang lain dapat mengunakan crank sepeda gunung seperti produk dari Shimano Alivio. Hanya bagian ring crank dalamnya dilepas, dan hanya mengunakan ring utama saja.

Beberapa orang memilih produk crank khusus yang sederhana untuk fixie, selain lebih ringan, bentuknya lebih styles. Urusan crank sebaiknya melihat model frame yang dipakai. Crank sepeda Fixie masih mengunakan sistem lama dengan BB Square atau penahan bujur sangkar




Komponen Ban sepeda Fixie, headset dan stang Fixie dan Premium Fixie

Warna ban sepeda fixie.
Ceritanya harus diburu, mengingat rancangan sepeda fixie akan terlihat modis, maka warna ban mengikuti warna sepeda sehingga matching. Umumnya ban sepeda Fixie mengunakan ukuran saat ini seperti Road Bike (sepeda balap) atau Hyrid Bike (sepeda dalam kota) dengan velg / Rim 700c dengan ukuran ban 19 - 23 C. Harga ban sepeda Fixie bermacam macam, buatan tanpa merek hanya puluhan ribu saja. Tapi untuk model bermerek terkenal bisa melampung diatas 125 ribu dari produk CST tipe Wireband.






Ukuran ban dalam sepeda Fixie umumnya untuk ban tipis seperti Road Bike. Dibawah ini model ban untuk Fixie buatan CST



Headset sepeda Fixie.
Satu komponen penting untuk sepeda Fixie adalah bagian Headset. Bagian ini sebagai penghubung frame dan fork / garpu depan sepeda fixie. Agar awet sebaiknya mengunakan tipe bearing. Harganya jauh lebih mahal, sekitar 250 ribu dari produk Token.



Bagian Rim atau Velg sepeda Fixie
Ada 2 pilihan. Pertama rim klasik dengan bentuk seperti velg sepeda biasa atau sama dengan rim sepeda Hyrid berukuran 700c. Yang sedang tren adalah velg lebar. Velg atau Rim sepeda Fixie seperti gambar dibawah ini lebih dipilih.
Satu catatan saja, untuk komponen roda sepeda Fixie adalah komponen paling mahal dari seluruh sepeda. Harganya mencapai 2 juta untuk roda depan dan belakang berkualitas.
Tetapi velg atau rim sepeda Fixie sejenis berwarna saat ini mulai turun, harga velg Fixie hanya 200 ribuan saja.



Komponen
stang Fixie
Untuk stang atau handlebar sepeda Fixie tidak terlalu mahal. Banyak tipe dan termurah dimulai dari 40 ribu saja tipe tanpa merek

Rencanakan komponen menjadi target Sepeda Fixie anda, khususnya untuk Fixie Premium.
Sepeda fixie diciptakan untuk indah, murah, tidak repot dan bergaya anak muda. Dengan meningkatkan penguna Fixie dan tren gaya hidup. Sepeda Fixie di Indonesia mulai merambah ke komponen premium. Sebaiknyta tidak terkejut bila melihat Crank untuk Fixie merek Gran Compe, BC harganya mencapai 2 juta. Frame LDG lebih mahal dari sepeda MTB dengan harga 6 juta. Atau Stem Fixie model TAT dengan warna chrome mencapai 900 ribu. Bahkan ban luar sepeda Fixie warna dari Gran Compe, ENE Ciclo, Open Tubuler tipe foldable harganya 400 ribu lebih.

Tentukan dari awal, apakah menginginkan sepeda Fixie biasa saja atau ingin menikmati sepeda Fixie premium. Saat ini sudah banyak toko menjual komponen sepeda Fixie. Dari kelas bawah, menengah sampai premium. Ingin sepeda Fixie boleh saja memilih tipe standar dan di berikan warna agar menarik. Ingin tampil dengan bling bling dari komponen, ada baiknya memiliki kelas komponen premium

Sebelum merancang sepeda Fixie Masterpiece anda, ada baiknya memikirkan jiwa seni anda sebelum membeli komponen. Ibarat sebuah lukisan, sepeda Fixie memiliki nilai seni dari si pemilik. Anda harus mengunakan imajinasi dalam merancang sebuah sepeda Fixie. Untuk sepeda jadi, anda bisa menambahkan komponen yang relatif berbiaya rendah. Seperti menganti warna ban yang sesuai dengan warna frame, memberikan cat pada batang frame Fixie atau mengunakan cutting sticker sehingga tampil beda.
Tetapi untuk Fixie Premium, dimana warna komponen sepeda tidak bisa dirubah kecuali mengganti komponen. Ada baiknya mempertimbangkan dahulu warna komponen apa yang akan dipakai.
Jadi pandai pandailah mengatur warna komponen yang menjadi dasar warna sepeda anda. Karena warna dasar komponen sepeda tidak semudah merubah warna frame atau menganti warna ban sepeda.

Rem untuk sepeda Fixie
Ada baiknya anda memasangkan rem pada sepeda fixie anda. Walau sepeda fixie dirancang untuk kemudahan, sederhana dan tampil menarik. Saat ini kami banyak mendengar pengendara sepeda Fixie kesulitaan menghentikan laju sepeda. Bahkan beberapa pengendara sepeda sering terjatuh karena membentur bagian samping mobil. Rem sepeda Fixie memang unik, mengunakan teknik dengan menekan pedal dengan berat badan. Ban belakang yang tipis akan berhenti seketika. Tetapi laju sepeda tidak akan terhenti secara sempurna, khususnya pada kecepatan tinggi. Ada baiknya memasangkan rem V-brake pada roda depan sehingga menambah daya pengereman sepeda anda.

Gaya dan Model Sepeda Fixie

Dibawah ini beberapa model dari sepeda Fixie, berwarna cerah dengan ciri hanya satu crank / gigi depan dan satu sproket / gigi belakang












Model dibawah ini dilengkapi dengan rem depan dan belakang dan rancangan mengikuti sepeda Road bike




Slogan
Fixie.

Murah, Ringan tetapi Kuat. Berburulah untuk mencari komponen yang ringan. Sepeda Fixie yang sederhana membuat kalangan muda mencintai rancangan sepeda baru ini.






FIXIE seharga 1 Milyar

Sepeda Fixie seharga 1 Milyar, Mau?. Ini dia, sepeda fixie termahal di dunia. Namanya Aurumania Gold Bike Crystal Editions, Sepeda Fixie ini dibandrol seharga $ 102.418, nyaris mencapai 1 Milyar. Sepeda Fixie termahal di dunia ini dibuat dengan tangan, berlapis emas 24 Karat, dan dihiasi sekitar 600 Swarovski crystals. Pada bagian handle grips dan sadle nya dilapisi kulit premium yang dijahit tangan. Berikut Foto Sepeda Fixie Termahal di Dunia :

Foto Sepeda Fixie Termahal Dunia
Foto Sepeda Fixie Termahal Dunia jadi Hiasan dinding
Sepeda Fixie atau fixie bike ini dibuat dalam edisi terbatas,  hanya dibuat 50 unit ini, diperuntukan bagi para milyuner pecinta fixie, Harga Sepeda Fixie Aurumania diatas, termasuk ongkos kirim  ke belahan dunia manapun. Mau?
Foto Sepeda Fixie Termahal Dunia
Foto Sepeda Fixie Termahal Dunia "Aurumania Gold Bike"
Foto Sepeda Fixie Termahal Dunia
Foto Sepeda Fixie Termahal Dunia "Gold Plated, Swarovski crystals"

Kamis, 19 Mei 2011

Pengemis Terkaya Di Dunia

Seorang pengemis Iran sedang bekerja. Siapa yang menduga bahwa ia mungkin mengendarai mobil mewah. (Berita SuaraMedia)TEHRAN (Berita SuaraMedia)- Bertahun-tahun mengelana dan mengembara di jalan-jalan Shahr-e Kord di bagian barat Iran menunjukan bahwa Talat Habibian tidak pernah lebih dari seorang pengemis lokal bagi tetangganya.
TEHRAN (Berita SuaraMedia)- Bertahun-tahun mengelana dan mengembara di jalan-jalan Shahr-e Kord di bagian barat Iran menunjukan bahwa Talat Habibian tidak pernah lebih dari seorang pengemis lokal bagi tetangganya. 
Maka ketika dia meninggal dunia di rumahnya yang terlantar, tidak ada satupun yang menduga bahwa pengemis yang menghabiskan hidupnya untuk memohon uang dan belas kasih masyarakat sekitar masih menyisakan banyak kekayaan.
Tetapi sekarang, seorang hakim telah mengkonfirmasikan bahwa Habibian adalah "slumdog millionaire" sesungguhnya setelah polisi menemukan sebuah peti "harta karun" berisi barang-barang berharga yang ketika mereka menemukan jasadnya.
Meneruskan pencarian dari harta pria tersebut, petugas terkejut dengan penemuan mereka. Mereka menemukan lebih dari £ 7000 dalam bentuk uang tunai, dokumen kepemilikan atas properti dan bisnis, dan kepemililkan atas tanah pertanian yang subur.

Mereka juga menemukan sejumlah permata berharga dan perhiasan, termasuk anting-anting yang berasal dari pertengahan abad ke-19 ketika raja Qajar, Mohammad Shah, memerintah.
Nilai pasti total aset tersebut belum diketahui tetapi pejabat mengatakan perkiraan mereka dapat mencapai beberapa miliar riyal Iran, atau dapat dikatakan berpotensi mencapai jutaan poundsterling.
Hakim, Yousef Bagheri, telah ditunjuk untuk membuang harta tersebut setelah mereka telah mengkonfirmasikan bahwa Habibian, yang umurnya diperkirakan sekitar 70 atau 75 tahun, tidak memiliki ahli waris atau keluarga terdekat yang jelas.
Habibian bukanlah pengemis kaya pertama Iran. Pada tahun 2003, seorang perempuan 40 tahun di Teheran mengajukan gugatan cerai setelah mengetahui bahwa suaminya, yang merupakan seorang pedagang karpet kaya, secara teratur mengemis di sebuah lingkungan di sebelah selatan kota itu, setelah mengganti setelan pengusahanya menjadi pakaian compang-camping.
Suaminya menjelaskan bahwa ia didorong oleh keinginan dari dalam dirinya sebagai akibat dari pembawaannya semenjak dia masih mudah di mana dia jatuh di bawah mantra pengemis yang terorganisir.
Dan tiga tahun yang lalu, seorang pengemis ditangkap oleh polisi di Teheran setelah ditemukan memiliki £ 10.000 di bank dan apartemen mewah di daearah pinggiran sebelah utara kota.
Para pejabat Iran telah mengambil langkah-langkah secara berkala untuk membasmi kegiatan mengemis. Pada tahun 2006, dewan kota Teheran memberikan jatah bulanan yang ditawarkan sebesar £ 360 untuk dewasa dan £ 150 untuk anak-anak untuk berhenti mengemis. Usaha tersebut gagal karena pengemis mengatakan insentif tersebut kurang dari apa yang mereka dapatkan di jalanan.
Baru-baru ini juga polisi Iran menangkap pengemis yang memiliki dua apartemen dan mengendarai kendaraan senilai US $ 15.000 di Sari, ibu kota provinsi Mazandaran.
"Pengemis itu memiliki 780.000 tooman (US780 dolar) dengan dia ketika ia ditangkap," Rouhollah Sadeqi, kepala departemen sosial di Kantor Gubernur Sari berkata pada hari Selasa yang dikutip dari kantor berita Iran, ILNA.
"Berdasarkan penyelidikan polisi, kami menemukan bahwa pengemis tersebut memiliki dua apartemen. Dia memarkir mobil itu, sebuah Samand, di daerah pinggiran kota kota untuk mengemis. Dia mendapatkan 50.000 tooman (50 dolar) setiap hari," tambahnya.
"Total  200 pengemis telah diidentifikasi dan ditangkap dalam tiga bulan di Sari," ia menjelaskan lebih lanjut.
Sadeqi menyatakan bahwa dari 122 pengemis ditangkap adalah laki-laki dan 78 di antaranya perempuan.
Menurut Sadeqi, 147 pengemis buta huruf.
Sari adalah ibu kota provinsi Mazandaran, terletak di utara Iran, berada di antara lereng sebelah utara dari Pegunungan Alborz dan di pantai selatan Laut Kaspia.
Tampaknya para pengemis Iran mungkin lebih makmur dibanding mereka yang dengan murah hati membagi rezekinya kepada mereka. Namun, hal tersebut dapat menjadi cerminan betapa murah hatinya warga Iran yang masih sempat peduli terhadap pengemis di kotanya di tengah hiruk pikuk isu perang dan nuklir. (iw/gd/ptv) dikutip oleh www.suaramedia.com

Keropi fixie







Senin, 16 Mei 2011

inikah akuh?


Saatku rindu,,
langitpun merasakan apa yang sedang ku rasa,,,
gemericik hujan yang begitu deras,,,

semilir anginpun membelai,,
di kelopak mata,,
terbesit bayangmu,,
seakan mengajak bermain,,,

dan aku pun tak kuasa,,
saat kau hadir,,
dalam tiap malam-malam ku,,

membawa serbuk cinta,,
melody lagu rindu,,,
mengiringiku bermimpi indah tentangmu,,

tak tertahan pilu yang tak terbendung..,
mata serasa di hujani,,
dan aku pun tak kuasa,,menahan isak tangis
rindu yang menggebu untukmu,,,

wahai kekasihku,,,,
dengarkan ,,,,
bisikkan tentang hatiku,,
untukmu,,,

yang aku butuh darimu,,,
kasih sayang,,,
tulus apa adanya,,,

pedih

Baru saja aku mencambukkan aksara ke mawar
Tapi mawar imitasi
Durinya tak tajam
Tapi menipu mata-mata yang
memandang
Hah..
Bengis ku sabitkan aksaraku saat itu juga
Tak mau mata-mata itu terbohongi oleh imitasi
Bukan di taman indah tempatnya berada
Di jamban lah pantas rasanya

apa?

Putihnya rindu tertulis atas namamu..
Mengalahkan hitamnya cemburu yg telah usai menghuni hatiku..
Tak ada lagi ragu yg mencabik bathinku..
Sinaran cintamu telah mampu bekukan setiap sudut kecewaku..

diambang pilu telah kubisikan perasaanku..
Tak perlu teriak karena cinta tak bisu..
Dia akan tetap mendengar sekalipun pada saat lidahmu kelu..
Karena setiaku adalah jawaban terbaikku..

bangunKu

Awal kumembuka mata..
Betapa indah sekiranya ada kau disana..
Temani dinginnya pagiku..
Dalam selimut rindu kan kuluahkan segenap kasih sayangku..

akhh.. Ternyata hanya khayalanku saja..
Bahkan aku masih sempat bermimpi ketika ku sudah terjaga..
Semua karena kamu..
Semua karena cintamu..

selamat pagi cintaku..
Khayal pagiku masih seputar kamu..

lajar........

Setangkai mawar liar..
Biarlah kujadikan penawar..
Pengantar hati yang terbakar..
Dikala ungkapan ragumu berujar..

andai saja mampu kau lihat..
Betapa rinduku berkarat..
Menggebu seiring panjangnya waktu..
Dan akan terus menjagaku selama cinta ini masih terucap untukmu..

Mawar sebagai penawar..

kalbu's

dipersinggahan malam aku menunggu kabarmu
yang sekian lama tak kujemput bersama rindu
bisakah kau tepis waktu
agar aku cepat berlalu diantara hati yang piatu

biaskan rona mimpimu
dalam jelaga malamku
biar aku tak beku
hanya karna merindumu
wahai engkau penghuni kalbu

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah oleh Michael H. Hart




 

Komentar Media Massa
Dasar Pemikiran
01. Nabi Muhammad 51. Umar Ibn Al-Khattab
02. Isaac Newton 52. Asoka
03 Nabi Isa 53. St. Augustine
04. Buddha 54. Max Planck
05. Kong Hu Cu 55. John Calvin
06. St. Paul 56. William T.G.Morton
07. Ts'ai Lun 57. William Harvey
08. Johann Gutenberg 58. Antoine Henri Becquerel
09. Christopher Columbus 59. Gregor Mendel
10. Albert Einstein 60. Joseph Lister
11. Karl Marx 61. Nikolaus August Otto
12. Louis Pasteur 62. Louis Daguerre
13. Galileo Galilei 63. Joseph Stalin
14. Aristoteles 64. Rene Descartes
15. Lenin 65. Julius Caesar
16. Nabi Musa 66. Francisco Pizarro
17. Charles Darwin 67. Hernando Cortes
18. Shih Huang Ti 68. Ratu Isabella I
19. Augustus Caesar 69. William Sang Penakluk
20. Mao Tse-Tung 70. Thomas Jefferson
21 Jengis Khan 71. Jean-Jacques Rousseau
22. Euclid 72. Edward Jenner
23. Martin Luther 73. Wilhelm Conrad Rontgen
24. Nicolaus Copernicus 74. Johann Sebastian Bach
25. James Watt 75. Lao Tse
26. Constantine Yang Agung 76. Enrico Fermi
27. George Washington 77. Thomas Malthus
28. Michael Faraday 78. Francis Bacon
29. James Clerk Maxwell 79. Voltaire
30. Orville Wright & Wilbur Wright 80. John F. Kennedy
31. Antone Laurent Lavoisier 81. Gregory Pincus
32. Sigmund Freud 82. Sui Wen Ti
33. Alexander Yang Agung 83. Mani
34. Napoleon Bonaparte 84. Vasco Da Gama
35. Adolf Hitler 85. Charlemagne
36. William Shakespeare 86. Cyrus Yang Agung
37. Adam Smith 87. Leonhard Euler
38. Thomas Edison 88. Niccolo Machiavelli
39. Antony Van Leeuwenhoek 89. Zoroaster
40. Plato 90. Menes
41. Guglielmo Marconi 91. Peter Yang Agung
42. Ludwig Van Beethoven 92. Meng-Tse (Mencius)
43. Werner Heisenberg 93. John Dalton
44. Alexander Graham Bell 94. Homer
45. Alexander Fleming 95. Ratu Elizabeth I
46. Simon Bolivar 96. Justinian I
47. Oliver Cromwell 97. Johannes Kepler
48. John Locke 98. Pablo Picasso
49. Michelangelo 99. Mahavira
50. Pope Urban II 100. Neils Bohr
Tokoh-Tokoh Terhormat Yang Tertinggal
St. Thomas Aquinas Archimedes
Charles Babbage Khufu (Cheops)
Marie Curie Benjamin Franklin
Mohandas Gandhi Abraham Lincoln
Ferdinand Magellan Leonardo Da Vinci
Beberapa Pendapat Akhir: Kolom A, Kolom B, Kolom C


Sabtu, 16 April 2011

alesana videos






T-shirt Alesana





All about Alesana (English)





Alesana (pronounced al-uh-san-uh) is a post-hardcore and metalcore band from Raleigh, North Carolina formed in 2004. They have released one EP, appeared on 7 compilations, released 2 full length albums, and have a new album to be released in early 2010.

The four vocalists, Dennis, Shawn, Patrick and Shane trade off vocals. In the two albums before Adam left Alesana, he provided additional guitar and would often harmonize with Shawn. When the song requires an electric set, the band has three guitarists and tends to have dual guitar riffs, or use one lead guitar, while the other(s) play chords and octaves. Their acoustic songs consist of Shawn playing the piano and singing, he is often joined with his sister Melissa Milke who also adds vocals to their electric songs. The lyrics, written by Pat and Shawn, are written cooperatively and find their influence in literature. On Frail Wings of Vanity and Wax frequently makes allusions to Greek mythology, Where Myth Fades to Legend twists the plots of several tales of the Brothers Grimm, and The Emptiness is one constant story created by the two main vocalists.

Although the band's members first began playing together in Baltimore, Maryland, the band officially formed in October 2004 in Raleigh, North Carolina by Shawn Milke, Patrick Thompson, Dennis Lee, Steven Tomany and Daniel Magnuson. The name of the band is derived from Alice-anna St., which Shawn Milke and Patrick Thompson lived on when playing in Baltimore, MD. Alice-anna St. is located in Fells Point, a neighborhood in Baltimore. Alesana was the first band to join Tragic Hero Records in 2005, and their 3 demo songs titled "Apology", "Beautiful in Blue" and "Goodbye, Goodnight for Good" which were featured on a compilation All The Tragedy Money Can't Buy. Later they released their debut EP, Try This With Your Eyes Closed, in May of that year. They toured in the United States, including an appearance at the Cornerstone Festival. In the same year Daniel Magnuson was replaced by Will Anderson.

In 2006 they added a new drummer Jeremy Bryan to replace Will Anderson and added guitarist/vocalist Adam Ferguson to their lineup. They followed with a full-length album, entitled On Frail Wings of Vanity and Wax, in the summer of 2006. Many of the songs on the album take inspiration from Greek mythology, for example: "Ambrosia" is based on the story of king Midas and the Golden Touch along with his sufferings on living his life with his curse, and "The Third Temptation of Paris" is based upon the Trojan War,. In late 2006, they signed on to Fearless Records, which re-released their LP in March 2007 to mixed reviews and released a music video for "Ambrosia". In the same year, the song "Apology" in an acoustic version was featured on Punk Goes Acoustic 2. Later in the middle of the year, Steven Tomany left the band and was replaced by Shane Crump who had previously played bass for Your Name In Vain. They also played at the entire Warped Tour 2007. In early 2008, On Frail Wings of Vanity and Wax charted on the Billboard Heatseekers chart, peaking at #44.

In 2008 Alesana finished recording their newest album, "Where Myth Fades to Legend". The album was released on June 3, 2008 but was leaked on popular torrent sites on May 25. Where Myth Fades To Legend is also the title of their headlining tour with Sky Eats Airplane, Our Last Night, Lovehatehero, and The Chariot. Shane Crump was recently revealed in the intro to Alesana's 4th video blog on purevolume to be a vocalist on the new album. All the female vocals done on the band's albums are done by guitarist Shawn Milke's sister, Melissa. Alesana is touring as of November, and will head to the eastern United States, which includes shows in New Jersey, New York, and Pennsylvania with A Static Lullaby, Greeley Estates, Jamies Elsewhere, and many more.

As with their previous album, the majority of the songs are related to fables and the members’ “Favorite Stories” compiled from The Brother’s Grimm. Except for “As You Wish”, that is based on the story The Princess Bride. The song “All Night Dance Parties In The Underground Palace” is partly based on the story "The Worn Out Dancing Shoes." The album was produced by Steve Evetts and recorded in Los Angeles, California. The song “Seduction” is said to be the first single from Where Myth Fades To Legend, as well as the music video, which was recorded late summer ‘08. The track “A Most Profound Quiet” has been released on their MySpace page. The Single “Seduction” was leaked onto the internet with the title “Subscription” on the Warped Tour 2008 compilation. According to guitarist/vocalist Shawn Milke, “This is Usually the Part Where People Scream” is influenced by the television show Heroes. “Obsession is Such an Ugly Word” features vocals from the entire band.

On the 2008 Warped Tour, Shane Crump briefly due to personal matters at home and Jake Campbell (Twelve Gauge Valentine guitarist) became a temporary fill in bassist. Upon Shane's return, Adam and the band parted ways and Jake is now the permanent rhythm guitarist.

In 2009 they have also been named along with Nine Inch Nails, Alice in Chains and The Bloodhound Gang to tour Australia with the Soundwave 2009 festival and also this spring Alesana toured with Drop Dead Gorgeous, Fear Before, I Set My Friends On Fire, and Fall From Grace on the World of Tourcraft tour

On January 20, 2009 the music video for "Seduction" was officially released and on March 10, 2009 the album Punk Goes Pop 2 was released which includes Alesana's cover of "What Goes Around...Comes Around" by Justin Timberlake.

Alesana's Where Myth Fades To Legend has also charted on the Billboard 200 at #96 and on the Billboard Hard Rock Album at #13.

In late February, Shawn Milke announced Alesana had started writing new material for their upcoming album. They began recording their third studio album, in July 2009, in Portland, Oregon, with producer Kris Crummett (Emarosa and DGD). The album, according to Shawn Milke on The Rave TV, will be entitled, "The Emptiness". The title "The Emptiness" has also been confirmed in a blog on the band's MySpace page. The band has made their progress in the studio viewable to fans through a Twitter account and an official website run by the band themselves. In mid July, Alesana had their MySpace page edited by Justin Reich with pictures that according to Shawn, hint towards themes in the concept album; the photos show the band in fine suits holding bloody weapons inside an abandoned room, and a newspaper article with a headline "Alesana Unveils New Story This Winter."

It has also been mentioned that the album's setting is at the turn of the 20th century. The Twitter account updates reveal that Melissa Milke and Adam Fisher of Fear Before have contributed vocals to the album, and that Shawn Milke appeared as a guest on metalcore band Asking Alexandria's debut album, in the song "Hey There Mr. Brooks".

Shawn Milke declared on August 19 via Twitter,
“ It is 6:19 AM and I just finished my last scream...the record is finished..."The Emptiness" is complete...xo shawn ”





concluding the band's recording session, which began on July 10. Alesana then set out for North Carolina to rest before they began their Vs. tour, which they are currently headlining and performing with bands The Bled, Enter Shikari, Broadway, Madina Lake, and Asking Alexandria. On the Vs. tour, Alesana's set included 2 new songs titled "To Be Scared By An Owl" and "The Thespian". Soon after concluding their month long Vs. tour, Alesana headlined the "You'd Be Way Cuter In A Coffin" Tour with From First To Last, The Word Alive, Asking Alexandria, and Memphis May Fire.

On October 2, Shawn and Dennis held a second interview with TheRave.tv where they revealed that they were shooting a music video in the fall for one song off of their new CD. The two screamers went on to tell Linda, the interviewer, that due to their large fan base in Mexico and South America, they would be releasing a Spanish version of 2 of their songs. Shawn also revealed that the album, The Emptiness, is to be released on January 26, 2010. The band finally released the track listing and cover art to the new album on November 10 on their myspace blog On November 23, Alesana released their first recorded work off of The Emptiness, "To Be Scared By An Owl" and began to promote it as a single. The same week, they entered the studio to begin filming their third video which according to AlesanaOfficial.com, is "The Thespian", the song was released on December 8th, 2009.

In the spring of next year, Alesana will tour the U.S. with A Skylit Drive, The Word Alive, Of Mice & Men, and We Came As Romans.



Source: wikipedia.org